Sinopsis Novel Ibunda (Maxim Gorky)

“Marilah kita mengangkat suara untuk memujikan wanita, Ibunda, sumber seluruh penaklukan kehidupan tak habis-habisnya!…Marilah bernyanyi untuk memujikan wanita, Ibunda, satu-satunya kekuatan terdahulu di mana kematian menunduk merendahkan kapalanya!…” (Gorky, Hikayat dari Italia)

IBUNDA, merupakan sosok perempuan yang hidup di masa Revolusi Demokratik berlangsung di Rusia, sekitar awal abad 20. Ia hidup di tengah peluit pabrik yang menjerit-jerit di atas perkampungan buruh yang kumuh. Menikah dengan Michail Wlassow, laki-laki peminum berat, yang berlaku amat kejam terhadapnya.

Keadaan berubah ketika suaminya meninggal dan Pawel, anaknya menjadi aktivis buruh dan terlibat dalam gerakan politik pada waktu itu. Rumah Ibunda dijadikan anaknya  pusat membangun kesadaran dan tindakan revolusioner kawan-kawannya. Di tengah situasi itulah kesadaran Ibunda terbuka dan menginsyafi siapa dirinya – yang selama ini tak pernah ia kenal kecuali ketakutan dan kesengsaraan.

Keinsyafan itu membangun cinta kasihnya kepada semua anak-anak muda yang sedang berjuang meretas jalan kebenaran dan akal untuk menerangi dunia dengan sorga baru. Cinta kasih ibunda menyinari perasaan-perasaan tersulit anak-anak selama menghadapi represi kekuasaan Tsar. Ia dengarkan mereka bicara, ia sediakan makanan dan minuman, ia buatkan kaus kaki, sambil ia resapi pengertian “majikan dan tuan tanah yang mengisap darah orang kecil” dalam spirit religiusnya.

Ketika Pawel dan anak-anak itu satu-persatu ditangkap bahkan disiksa di depan matanya, Ibunda terjun ke kancah revolusi dengan peranannya sebagai pendistribusi pamplet ke kalangan buruh dan tani. Kemudian ia dituduh pencuri oleh seorang mata-mata, dan saat sedang ditangkap polisi militer dengan kekerasan, ia teriakkan, “bahkan samudera pun takkan mampu menenggelamkan kebenaran.”

~ oleh Akang Muhib pada 02/06/2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: