Makan Siang Seorang Kuli

Siang tadi aku makan di sebuah warung makan sederhana dekat dengan pintu rel kereta api di gerbang sebuah kawasan pelabuhan dan pabrik yang ramai setiap harinya. Sederhana karena menu makanannya terjangkau dengan kantong orang-orang seperti aku yang hanya berpenghasilan sesuai upah minimum kota.

Saat itu belum begitu banyak pengunjung yang makan. Hanya ada empat orang termasuk aku. Kemudian aku memesan makanan: sepiring nasi, sayur tahu, 2 tempe dan 2 bakwan goreng dan es jeruk yang cukup menyegarkan di siang yang terik seperti sekarang ini. Selesai makan aku langsung membayar Rp8 ribu. Yah, cukup untuk cadangan perut sampai besok pagi.

Sesaat setelah aku selesai makan, masuklah ke warung seorang remaja berusia 18 tahunan menggunakan pakaian yang nampak lusuh terkena tanah, debu bercampur keringat. Kulitnya hitam legam, seperti terbiasa akrab dengan sinar matahari setiap harinya.

Kemudian ia memesan kuah sayur. Ya, hanya kuah saja tanpa isinya. Dia mengambil tempat duduk persis di sebelah kiriku. Setelah itu ia mengeluarkan kantung plastik hitam yang ternyata berisi nasi cukup untuk satu piring saja. Mungkin ia membawa bekal nasi itu dari rumahnya.

Ia tuangkan kuah sayur yang ia pesan tadi ke dalam kantung plastik itu. Tak banyak berbicara, ia langsung makan dengan lahap dan nampak tergesa-gesa. Kurang dari lima menit, remaja itu menyelesaikan makannya tanpa sisa nasi di dalam kantung plastiknya.

Segera setelah selesai makan, ia langsung membayar dengan sekeping uang lima ratusan untuk kuah sayur pada pelayan warung. Sekali lagi tanpa banyak bicara, remaja itu pergi keluar dengan tergesa-gesa meninggalkan warung makan.

Tak lama aku pun beranjak keluar dari warung makan itu. Sejurus kemudian, di seberang sana aku melihat remaja itu bersama belasan kuli borongan lainnya kembali memegang cangkul dan linggis bekerja menggali saluran pipa gas di tanah di sisi jalan di bawah terik matahari yang menyengat.

*** b@tursor

~ oleh Akang Muhib pada 26/05/2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: